Kota ini sudah tua, bahkan tak ada lagi penduduk daerah ini yang yang dapat mencapai umur setua kota Tanjungpinang. Namun, ibarat pepatah orang tua-tua kita dahulu “Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi”. Itulah kondisi kota ini, meskipun semakin tua tetapi tetap ingin berdandan layaknya seorang ABG yang baru mau tumbuh.
Bukan tanpa alasan, Tanjungpinang berbenah karena kini ia menjadi sebuah icon masyarakat Kepulauan Riau, menjadi sebuah Ibukota Propinsi Kepulauan Riau, sebuah propinsi yang baru beberapa tahun belakangan ini menjadi Propinsi Otonom buah hasil pemekaran dan pemisahan dari Propinsi Riau dahulu.
Bagaimana ABG ini nak berbenah diri? Itu tanggungjawab kita semua sebagai masyarakat yang peduli terhadap perkembangan dan kemajuan kota ini. Mari kita bersama bergandeng tangan membangun kota yang kita cintai ini.
Tak Melayu Hilang di Bumi …
Selamat Ulang Tahun Kotaku, semoga dengan bertambahnya usiamu dapat lebih mensejahterakan masyarakat Kota Tanjungpinang.